SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING
Kelas : VIII A
Semester/Tahun : II / 2011-2012
Hari/Tanggal : Jumat / 9 Maret 2012
Alokasi Waktu : 1x40 Menit
Tempat : Ruang kelas VIII A
Layanan/Bidang :
Layanan Penempatan dan Penyaluran/
Bimbingan Belajar
Judul/Spesifikasi
Layanan : Penempatan posisi duduk
siswa kelas VIII
Fungsi Layanan : Pemahaman dan Pencegahan
A.
Tujuan
(khusus)
1.
Siswa
dapat menempati tempat duduk sesuai dengan kondisi fisiknya
2.
Siswa
dapat mengoptimalkan hasil belajarnya dengan posisi tempat duduk sesuai
keinginanya
B.
Materi : Terlampir (LKS, Terlampir)
C.
Metode : Ceramah, Tanya Jawab ,
Pengisian angket kesehatan
D.
Kegiatan
Awal :
a.
Guru menciptakan kondisi kelas yang kondusif sebelum memulai
melaksanakan kegiatan bimbingan
b.
Guru melakukan kegiatan apersepsi
c.
Guru menyampaikan topik dan tujuan yang akan dibahas pada pertemuan ini
Kegiatan inti
Eksplorasi :
1.
Guru menginformasikan
materi tentang penempatan posisi duduk kepada siswa
2.
Guru menjelaskan tujuan
dan manfaat penempatan posisi duduk kepada siswa
Elaborasi :
1.
Siswa
diberikan informasi mengenai manfaat dan kegunaaan penempatan posisi duduk di
kelas
2.
Siswa
mengisi lembar pertanyaan kesehatan
3.
Guru pembimbing
memberikan sesi
tanya jawab kepada tiap siswanya
untuk mengetahui keadaan fisiknya
Konfirmasi :
1.
Guru pembimbing
memberikan feed back kepada siswa terhadap hasil dari eksplorasi dan elaborasi
2.
Guru
pembimbing memberikan hasil dari angket dan analisisnya untuk menentukan posisi
tempat duduk
Kegiatan Akhir
v Siswa diminta menceritakan manfaat yang
didapat setelah menerima layanan
v Guru pembimbing menyampaikan harapan terhadap
materi yang disampaikan
E.
Alat dan
Media : Pengeras Suara, Lembar
Pertanyaan Kesehatan
F.
Rencana
Penilaian dan Tindak Lanjut
Penilaian Proses
Pembimbing mengamati respon para siswa saat
pemberiaan kegiatan layanan berlangsung
Penilaian Hasil
v Laiseg
Memberikan pertanyaan kepada siswa apakah ada
kendala fisik yang menghalangi PBM, dan menetukan posisi tempat duduk yang
tepat
v Laijapen
Memantau kegiatan belajar siswa setelah ditempatkan
sesuai dengan keadaaan fisik yang sesuai
v Laijapang
Melakukan interview kepada siswa dalam jangka
waktu kurang lebih 2 bulan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan siswa
setelah posisi tempat duduknya dirubah
Tindak Lanjut
Memberikan layanan konseling
pada siswa yang memiliki gangguan dalam penglihatan atau pendengaran
G.
Keterkaitan
Layanan dengan Kegiatan Pendukung : HD, AIB
H.
Pendidikan
Karakter : Saling Memahami
dan Mengerti
I.
Buku
Sumber
v Petunjuk guru pembimbing SLTP
v Petunjuk pengelolaan SLTP
v http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/07/28/penataan-tempat-duduk-siswa-sebagai-bentuk-pengelolaan-kelas/
J.
Biaya : Fotocopy Rp.3000
Salatiga, 7 Maret 2012
Perencanaan Pelayanaan
Shandra Setya Pancawati
132010025
LAMPIRAN
1
MATERI LAYANAN
PENATAAN TEMPAT DUDUK SISWA SEBAGAI BENTUK
PENGELOLAAN KELAS
Tujuan utama penataan lingkungan fisik kelas
ialah mengarahkan kegiatan siswa dan mencegah munculnya tingkah laku siswa yang
tidak diharapkan melalui penataan tempat duduk, perabot, pajangan, dan
barang-barang lainnya di dalam kelas.
Penataan tempat duduk adalah salah satu upaya
yang dilakukan oleh guru dalam mengelola kelas. Karena pengelolaan kelas yang
efektif akan menentukan hasil pembelajaran yang dicapai. Dengan penataan tempat
duduk yang baik maka diharapkan akan menciptakan kondisi belajar yang kondusif,
dan juga menyenangkan bagi siswa. Hal ini sesuai dengan pendapat Winzer
(Winataputra, 2003: 9-21) bahwa “penataan lingkungan kelas yang tepat
berpengaruh terhadap tingkat keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses
pembelajaran. Lebih jauh, diketahui bahwa tempat duduk berpengaruh jumlah
terhadap waktu yang digunakan siswa untuk menyelesaikan tugas yang diberikan”.
Sesuai dengan maksud pengelolaan kelas sendiri
bahwa pengelolaan kelas merupakan upaya yang dilakukan oleh guru dalam
menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, melalui kegiatan pengaturan
siswa dan barang/ fasilitas. Selain itu pengelolaan kelas dimaksudkan untuk
menciptakakan, memelihara tingkah laku siswa yang dapat mendukung proses
pembelajaran. Maka dengan demikian pengelolaan kelas berupa penataan tempat
duduk siswa sebagai bentuk pengelolaan kelas dapat membantu menciptakan proses
pembelajaran yang sesuai dengan tujuan.
PENTINGNYA POSISI
TEMPAT DUDUK BAGI PBM
Posisi tempat duduk dan kondisi fisik seorang siswa
merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan hasil belajar siswa
disekolah, mengingat banyak sekali anak yang mengalami kendala belajar di kelas
yang disebabkan tidak sesuainya tempat duduk yang ia dapatkan. Tentu hal ini
sangat menganggu dan sangat disayangkan, apalagi dijaman seperti saat ini
kendala fisik yang menghalangi keberhasilan seorang siswa sangatlah kompleks
mulai dari permasalahan penglihatan (mata), pendengaran (telinga), sampai
dengan faktor berbicara juga berpengaruh didalam keberhasilan peserta didik
kita, oleh sebab itu guru pembimbing diwajibkan untuk jelih membantu siswa didalam
mengatur posisi tempat duduk sesuai keadaan fisik masing-masing siswa.
MANFAAT PENEMPATAN POSISI
DUDUK
Manfaat yang
didapatkan dari posisi penempatan tempat duduk adalah:
1.
Siswa
bisa lebih mengoptimalkan kemampuan belajarnya didalam kelas
2.
Siswa
akan menjadi lebih semangat didalam PBM, karena mereka bisa lebih memahami
materi yang guru sampaiakan
3.
Akan
terjadi peningkatan hasil belajar didalam kelas tersebut
4.
Mengurangi
dampak buruk anatara siswa yang keadaan fisiknya sehat dengan siswa yang mengalami
gangguan dalam fisiknya.
LAMPIRAN
2
LKS
(LEMBAR KERJA SISWA)
DAFTAR PERTANYAAN
YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGETAHUI KEADAAN JASMANI SISWA
1.
Apakah
saat ini anda dalam keadaan sehat?
2.
Apakah
saat ini Anda mengalami gangguan jasmani?
3.
Apakah saat
ini keadaaan kedua mata anda baik-baik saja?
4.
Apakah
anda mengalami permasalahan pada penglihatan anda?
5.
Apakah
saat ini keadaan kedua telinga anda baik-baik saja?
6.
Apakah
anda mengalami permasalahan pada pendengaran anda?
7.
Apakah
anda mengalami permasalahan dengan cara berbicara?
8.
Apakah anda
pernah mengalami riwayat kecelakaan yang menyebabkan gangguan pada indera anda?
9.
Posisi
tempat duduk sebelah mana yang nyaman menurut anda?
10. Apakah anda setuju dengan sistem rolling
(perputaran) pada tempat duduk?
Isi sesuai dengan keadaan tubuh anda saat ini kemudian kumpulkan ke
Guru Pembimbing untuk melakukan wawancara terhadap kondisi fisik anda, demi
kelancaran proses belajar mengajar.
LAPORAN
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR
Judul : Penempatan
Posisi Duduk Siswa
Kelas : VIII A
Waktu
Pelaksanaan : Jumat, 9 Maret
2012
Hasil : Tidak ada
siswa yang mengalami gangguan pendengaran maupun penglihatan. Namun, pemindahan
posisi duduk diatur dengan cara berpindah atau bergeser dalam 1 baris, setiap
minggunya.
Kegiatan Awal : Guru memasuki ruangan
dengan wajah yang ramah dan dengan tersenyum. Kemudian mengucapkan selamat pagi
dan menanyakan kabar siswa. Setelah itu, guru mengambil buku absensi dan mulai
memanggil nama siswa satu persatu untuk diabsen. Kemudian guru menyampaikan
judul materi pada pertemuan saat itu.
Kegiatan Inti : Guru menyampaikan
materi tentang penempatan posisi duduk, menjelaskan manfaat dan tujuan
penempatan posisi duduk siswa. Kemudian siswa diminta untuk mengisi angket
lembar pertanyaan mengenai kesehatan. Guru melaksanakan sesi Tanya jawab kepada
siswa untuk mengetahui kondisi fisik siswa. Setelah itu, guru menganalisis
hasil pertanyaan kesehatan untuk menentukan posisi duduk siswa.
Kegiatan
Akhir : Guru meminta
beberapa siswa untuk menyampaikan manfaat
yang diperoleh dengan adanya pemberian materi layanan tentang penempatan
posisi duduk. Kemudian guru menyampaikan harapan kepada siswa mengenai materi tersebut.
Penilaian : Selama kegiatan
pemberian materi layanan tentang penempatan posisi duduk, ada 1 siswa yang
terlambat. Suasana kelas tidak gaduh dan siswa memperhatikan materi yang diberikan
oleh guru pembimbing. Saat diadakan sesi Tanya jawab, ada beberapa siswa yang
bertanya mengenai materi yang diberikan.
ok..sdh sy nilai
BalasHapus