Selasa, 13 Maret 2012

Tugas Praktikum BK Belajar

SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING

Kelas                                        : VIII A
Semester/Tahun                        : II / 2011-2012
Hari/Tanggal                             : Jumat / 9 Maret 2012
Alokasi Waktu                          : 1x40 Menit
Tempat                                     : Ruang kelas VIII A
Layanan/Bidang                        : Layanan Penempatan dan Penyaluran/
                                                Bimbingan Belajar
Judul/Spesifikasi Layanan          : Penempatan posisi duduk siswa kelas VIII
Fungsi Layanan             : Pemahaman dan Pencegahan
A.     Tujuan (khusus)
1.      Siswa dapat menempati tempat duduk sesuai dengan kondisi fisiknya
2.      Siswa dapat mengoptimalkan hasil belajarnya dengan posisi tempat duduk sesuai keinginanya
B.     Materi                                      : Terlampir (LKS, Terlampir)
C.     Metode                                    : Ceramah, Tanya Jawab ,
  Pengisian angket kesehatan
D.     Kegiatan Awal              :
a.       Guru menciptakan kondisi kelas yang kondusif sebelum memulai melaksanakan kegiatan bimbingan
b.      Guru melakukan kegiatan apersepsi
c.       Guru menyampaikan topik dan tujuan yang akan dibahas pada pertemuan ini
Kegiatan inti
Eksplorasi :
1.      Guru menginformasikan materi tentang penempatan posisi duduk kepada siswa
2.      Guru menjelaskan tujuan dan manfaat penempatan posisi duduk kepada siswa
Elaborasi :
1.      Siswa diberikan informasi mengenai manfaat dan kegunaaan penempatan posisi duduk di kelas
2.      Siswa mengisi lembar pertanyaan kesehatan
3.      Guru pembimbing memberikan sesi tanya jawab kepada tiap siswanya untuk mengetahui keadaan fisiknya


Konfirmasi :
1.      Guru pembimbing memberikan feed back kepada siswa terhadap hasil dari eksplorasi dan elaborasi
2.      Guru pembimbing memberikan hasil dari angket dan analisisnya untuk menentukan posisi tempat duduk
Kegiatan Akhir
v     Siswa diminta menceritakan manfaat yang didapat setelah menerima layanan
v     Guru pembimbing menyampaikan harapan terhadap materi yang disampaikan
E.      Alat dan Media             : Pengeras Suara, Lembar Pertanyaan Kesehatan
F.      Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut
Penilaian Proses
Pembimbing mengamati respon para siswa saat pemberiaan kegiatan layanan berlangsung
Penilaian Hasil
v     Laiseg
Memberikan pertanyaan kepada siswa apakah ada kendala fisik yang menghalangi PBM, dan menetukan posisi tempat duduk yang tepat
v     Laijapen
Memantau kegiatan belajar siswa setelah ditempatkan sesuai dengan keadaaan fisik yang sesuai
v     Laijapang
Melakukan interview kepada siswa dalam jangka waktu kurang lebih 2 bulan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan siswa setelah posisi tempat duduknya dirubah
Tindak Lanjut
Memberikan layanan konseling pada siswa yang memiliki gangguan dalam penglihatan atau pendengaran
G.     Keterkaitan Layanan dengan Kegiatan Pendukung : HD, AIB
H.     Pendidikan Karakter                 : Saling Memahami dan Mengerti
I.        Buku Sumber
v     Petunjuk guru pembimbing SLTP
v     Petunjuk pengelolaan SLTP
v     http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/07/28/penataan-tempat-duduk-siswa-sebagai-bentuk-pengelolaan-kelas/
J.       Biaya                                        : Fotocopy Rp.3000

Salatiga, 7 Maret 2012
            Perencanaan  Pelayanaan

                                                Shandra Setya Pancawati
132010025     
LAMPIRAN 1

MATERI LAYANAN

PENATAAN TEMPAT DUDUK SISWA SEBAGAI BENTUK PENGELOLAAN KELAS
Tujuan utama penataan lingkungan fisik kelas ialah mengarahkan kegiatan siswa dan mencegah munculnya tingkah laku siswa yang tidak diharapkan melalui penataan tempat duduk, perabot, pajangan, dan barang-barang lainnya di dalam kelas.
Penataan tempat duduk adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengelola kelas. Karena pengelolaan kelas yang efektif akan menentukan hasil pembelajaran yang dicapai. Dengan penataan tempat duduk yang baik maka diharapkan akan menciptakan kondisi belajar yang kondusif, dan juga menyenangkan bagi siswa. Hal ini sesuai dengan pendapat Winzer (Winataputra, 2003: 9-21) bahwa “penataan lingkungan kelas yang tepat berpengaruh terhadap tingkat keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Lebih jauh, diketahui bahwa tempat duduk berpengaruh jumlah terhadap waktu yang digunakan siswa untuk menyelesaikan tugas yang diberikan”.
Sesuai dengan maksud pengelolaan kelas sendiri bahwa pengelolaan kelas merupakan upaya yang dilakukan oleh guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, melalui kegiatan pengaturan siswa dan barang/ fasilitas. Selain itu pengelolaan kelas dimaksudkan untuk menciptakakan, memelihara tingkah laku siswa yang dapat mendukung proses pembelajaran. Maka dengan demikian pengelolaan kelas berupa penataan tempat duduk siswa sebagai bentuk pengelolaan kelas dapat membantu menciptakan proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan.

PENTINGNYA POSISI TEMPAT DUDUK BAGI PBM
Posisi tempat duduk dan kondisi fisik seorang siswa merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan hasil belajar siswa disekolah, mengingat banyak sekali anak yang mengalami kendala belajar di kelas yang disebabkan tidak sesuainya tempat duduk yang ia dapatkan. Tentu hal ini sangat menganggu dan sangat disayangkan, apalagi dijaman seperti saat ini kendala fisik yang menghalangi keberhasilan seorang siswa sangatlah kompleks mulai dari permasalahan penglihatan (mata), pendengaran (telinga), sampai dengan faktor berbicara juga berpengaruh didalam keberhasilan peserta didik kita, oleh sebab itu guru pembimbing diwajibkan untuk jelih membantu siswa didalam mengatur posisi tempat duduk sesuai keadaan fisik masing-masing siswa.
MANFAAT PENEMPATAN POSISI DUDUK
Manfaat yang didapatkan dari posisi penempatan tempat duduk adalah:
1.      Siswa bisa lebih mengoptimalkan kemampuan belajarnya didalam kelas
2.      Siswa akan menjadi lebih semangat didalam PBM, karena mereka bisa lebih memahami materi yang guru sampaiakan
3.      Akan terjadi peningkatan hasil belajar didalam kelas tersebut
4.      Mengurangi dampak buruk anatara siswa yang keadaan fisiknya sehat dengan siswa yang mengalami gangguan dalam fisiknya.


LAMPIRAN 2
LKS
(LEMBAR KERJA SISWA)
DAFTAR PERTANYAAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGETAHUI KEADAAN JASMANI SISWA
1.      Apakah saat ini anda dalam keadaan sehat?
2.      Apakah saat ini Anda mengalami gangguan jasmani?
3.      Apakah saat ini keadaaan kedua mata anda baik-baik saja?
4.      Apakah anda mengalami permasalahan pada penglihatan anda?
5.      Apakah saat ini keadaan kedua telinga anda baik-baik saja?
6.      Apakah anda mengalami permasalahan pada pendengaran anda?
7.      Apakah anda mengalami permasalahan dengan cara berbicara?
8.      Apakah anda pernah mengalami riwayat kecelakaan yang menyebabkan gangguan pada indera anda?
9.      Posisi tempat duduk sebelah mana yang nyaman menurut anda?
10.  Apakah anda setuju dengan sistem rolling (perputaran) pada tempat duduk?
Isi sesuai dengan keadaan tubuh anda saat ini kemudian kumpulkan ke Guru Pembimbing untuk melakukan wawancara terhadap kondisi fisik anda, demi kelancaran proses belajar mengajar.






LAPORAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR

Judul                                  : Penempatan Posisi Duduk Siswa
Kelas                                 : VIII A
Waktu Pelaksanaan            : Jumat, 9 Maret 2012
Hasil                                   : Tidak ada siswa yang mengalami gangguan pendengaran maupun penglihatan. Namun, pemindahan posisi duduk diatur dengan cara berpindah atau bergeser dalam 1 baris, setiap minggunya.
Kegiatan Awal                    : Guru memasuki ruangan dengan wajah yang ramah dan dengan tersenyum. Kemudian mengucapkan selamat pagi dan menanyakan kabar siswa. Setelah itu, guru mengambil buku absensi dan mulai memanggil nama siswa satu persatu untuk diabsen. Kemudian guru menyampaikan judul materi pada pertemuan saat itu.
Kegiatan Inti                       : Guru menyampaikan materi tentang penempatan posisi duduk, menjelaskan manfaat dan tujuan penempatan posisi duduk siswa. Kemudian siswa diminta untuk mengisi angket lembar pertanyaan mengenai kesehatan. Guru melaksanakan sesi Tanya jawab kepada siswa untuk mengetahui kondisi fisik siswa. Setelah itu, guru menganalisis hasil pertanyaan kesehatan untuk menentukan posisi duduk siswa.
Kegiatan Akhir                   : Guru meminta beberapa siswa untuk menyampaikan manfaat  yang diperoleh dengan adanya pemberian materi layanan tentang penempatan posisi duduk. Kemudian guru menyampaikan harapan kepada siswa mengenai materi tersebut.
Penilaian                             : Selama kegiatan pemberian materi layanan tentang penempatan posisi duduk, ada 1 siswa yang terlambat. Suasana kelas tidak gaduh dan siswa memperhatikan materi yang diberikan oleh guru pembimbing. Saat diadakan sesi Tanya jawab, ada beberapa siswa yang bertanya mengenai materi yang diberikan.

1 komentar: