Senin, 19 Maret 2012

Tugas Praktikum BK Karier


ARTIKEL BIMBINGAN KONSELING

Bimbingan dan konseling merupakan suatu proses kesinambungan bantuan yang diberikan dimaksudkan agar individu yang bersangkutan dapat mengarahkan dirinya sesuai dengan potensinya. Bidang bimbingan dalam bimbingan konseling meliputi 4 bidang bimbingan , yaitu : bidang bimbingan pribadi, bidang bimbingan sosial, bidang bimbingan belajar, dan bidang bimbingan karier.
1.      Bidang Bimbingan Pribadi
                        Bimbingan ini untuk membantu siswa dalam mengatasi masalah pribadi yang dapat menganggu kegiatan belajar, apabila siswa punya masalah dan belum dapat diatasi akan cenderung terganggu konsentrasi dalam belajarnya, akibatnya prestasi belajar rendah.Yang notabene harus tetap diberikan kepada seluruh siswa, baik siswa yang bermasalah atau tidak. Beberapa masalah pribadi yang memerlukan bantuan konselor akibat suatu konflik meliputi :
·         Perkembangan intelektual dengan emosionalnya
·         Bakat dengan aspirasi lingkungannya
·         Kehendak siswa dengan orangtua atau lingkungannya
2.      Bidang Bimbingan Sosial
                        Bimbingan ini dimaksudkan untuk membantu siswa dalam merencanakan mengatasi kesulitan yang berkaitan dengan masalah sosial, sehingga tercipta suasana belajar mengajar yang kondusif. Bimbingan ini kerap diberikan pada siswa yang merasa kesulitan dalam membina pergaulan karena beberapa hal, baik dari luar atau dalam.Menurut Abu Ahmadi bimbingan sosial meliputi :
·         Memperoleh kelompok belajar dan bermain yang sesuai
·         Membantu memperoleh persahabatan yang sesuai
·         Membantu mendapatkan kelompok sosial untuk merencanakan masalah tertentu
3.      Bidang Bimbingan Belajar
                        Bimbingan ini harus diberikan secara kontinuitas selama kegiatan belajar berlangsung, setiap guru pembimbing wajib memantau hasil kegiatan belajar siswa asuhannya, tentu harus kerjasama dengan wali kelas. Bimbingan belajar meliputi :
·         Cara belajar, baik belajar secara kelompok atau individu
·         Cara bagaimana merencanakan waktu dan keiatan belajar
·         Efisiensi dalam menggunakan buku pelajaran
·         Cara mengatasi kesulitan yang berkaitan dengan mata pelajaran
·         Cara, proses, dan prosedur tentang mengikuti pelajaran
                        Dalam bidang bimbingan belajar terdapat butir – butir bimbingan belajar antara lain :
a.       Pemantapan sikap dan kebiasaan belajar yang efektif dan efisiensi serta produktif, baik dalam mencari informasi dari berbagai sumber belajar, bersikap pada guru dan nara sumber lainnya, mengembangkan ketrampilan belajar, mengerjakan tugas - tugas pelajaran dan menjalani program penilaian hasil belajar.
b.      Pemantapan disiplin belajar dan berlatih, baik secara mandiri maupun berkelompok.
c.       Pemantapan penguasaan materi program belajar disekolah sesuai dengan perkembangan ilmu, teknologi dan kesenian
d.      Pemantapan pemahaman dan pemanfaatan kondisi fisik, sosial dan budaya yang ada di sekolah, lingkungan sekitar dan masyarakat untuk pengembangan pengetahuan dan kemamapuan serta pengembangan pribadi.
e.       Orientasi belajar untuk pendidikan tambahan dan pendidikan yang lebih tinggi.
4.      Bidang Bimbingan Karier
                  Bimbingan karier yaitu bimbingan untuk membantu individu dalam perencanaan,   pengembangan dan pemecahan masalah – masalah karier, seperti : pemahaman terhadap jabatan dan tugas – tugas kerja, pemahaman kondisi dan kemampuan diri, pemahaman kondisi lingkungan, perencanaan dan pengembangan karier, penyesuaian pekerjaan, dan pemecahan masalah – masalah karier yang dihadapi.
                  Bimbingan karier juga merupakan layanan pemenuhan kebutuhan perkembangan individu sebagai bagian intregal dari program pendidikan. Bimbingan karier terkait dengan perkembangan kemapuan kognitif, afektif, maupun keterampilan individu dalam   mewujudkan konsep diri yang positif, memahami proses pengambilan keputusan maupun perolehan pengetahuan dalam keterampilan yang akan membantu dirinya memasuki sistem kehidupan sosial budaya yang terus menerus berubah.
                  Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa bimbingan karier merupakan upaya bantuan terhadap individu agar dapat mengenal dan memahami dirinya, mengenal dunia kerjanya, mengembangkan masa depannya yang sesuai dengan bentuk kehidupannya yang diharapkan. Lebih lanjut menentukan dan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya sehingga mereka mampu      mewujudkan dirinya secara bermakna.
                                Tujuan umum diadakan bimbingan karier di sekolah adalah sebagai berikut :           “Membantu siswa dalam memahami diri dan lingkungannya dalam mengambil keputusan, merencanakan dan pengarahan kegiatan-kegiatan yang menuju kepada karier dan cara hidup yang akan memberikan rasa kepuasan karena sesuai, serasi, dan seimbang dengan dirinya dan lingkungannya”. (Sukardi,1984 : 31). Sedangkan tujuan khusus yang menjadi sasaran pelaksanaan Bimbingan Karier di Sekolah menurut Drs. Dewa ketut Sukardi, adalah :
·         Siswa dapat meningkatkan pengetahuannya tentang dirinya sendiri (self konsept )
·         Siswa dapat meningkatkan pengetahuannya tentang dunia kerja
·         Siswa dapat mengembangkan sikap dan nilai diri sendiri dalam menghadapi pilihan lapangan kerja dalam persiapan memasukinya
·         Siswa dapat meningkatkan keterampilan berpikir agar mampu mengambil keputusan tenntang jabatan yang  sesuai dengan dirinya dan tersedia dalam dunia kerja
·         Siswa dapat menguasai keterampilan dasar yang penting dalam pekerjaan terutama kemampuan berkomunikasi, berkerja sama berprakarsa dan sebagainya
                        Agar Bimbingan Karier di sekolah dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, maka beberapa pandangan tentang prinsip - prinsip Bimbingan Karier perlu diperhatikan para pembimbing khususnya dan administrator Sekolah pada umumnya terutama dalam penyusunan program Bimbingan Karier di   sekolah.
            Secara umum prinsip-prinsip Bimbingan Karier  di sekolah di antaranya adalah :
ü  Seluruh siswa hendaknya mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkan dirinya dalam pencapaian kariernya secara tepat.
ü  Siswa hendaknya dibantu dalam mengembangkan pemahaman yang cukup memadai terhadap dirinya sendiri dan kaitannya dengan perkembangan sosial dan perencanaan karier.
ü  Siswa secara keseluruhan dibantu untuk memperoleh pemahaman tentang hubungan antara pendidikan dengan kariernya.
ü  Siswa pada setiap tahap program pendidikannya hendaknya memiliki pengalaman yang berorientasi pada karier secara berarti dan realistik.
ü  Program Bimbingan Karier hendaknya memiliki tujuan untuk merangsang pendidikan siswa .
ü  Program Bimbingan Karier di Sekolah hendaknya berpusat di kelas, dengan dikoordinasi oleh pembimbing disertai partisipasi orang tua dan kontribusi masyarakat
SUMBER :
Ø  Materi Matakuliah BK Belajar dari Bpk Prasetyo (Alm)
               

1 komentar:

  1. Dirapikan lagi tulisannya
    apakah anda cuma mengcopy atau sudah anda kembangkan agar siswa lebih memahami???
    tidak diperkenankan asal copas

    BalasHapus